Kamis, 29 November 2012
Selasa, 20 November 2012
sistem reproduksi mayya
Sistem Reproduksi Manusia adalah sebuah sistem yang dimiliki
manusia untuk bisa melangsungkan kehidupannya sehingga tidak terhenti
dan hilang atau punah dari dunia ini. Manusia bertahan di dunia karena
mereka memiliki kemampuan untuk melakukan reproduksi. Reproduksi inilah
yang menjadi pusat dari siklus kehidupan manusia, ada yang mati dan ada
yang dihidupkan.
Sebuah sistem tentulah tidak akan bisa berdiri dan bekerja sendiri, mereka memerlukan kesatuan dari bagian sistem lain sehingga dapat menjadi sistem yang utuh dan berfungsi dengan baik. Sehingga dalam sistem reproduksi ini dikenal dua sistem:
Untuk itu kita harus mengetahui bentuk, bagian dan fungsi dari sistem itu sendiri sehingga kita dapat mengetahuinya dan digunakan dengan baik dan benar. Namun karena materinya ini berbeda maka akan dibagi dua bagian, untuk sekarang ini akan terlebih dahulu mengenal mengenai sistem reproduksi manusia pada Pria.
Yang pertama adalah Organ Reproduksi Dalam
Organ reproduksi dalam pria terdiri atas testis, saluran pengeluaran dan kelenjar asesoris.
Fungsi testis secara umum merupakan alat untuk memproduksi sperma dan hormon kelamin jantan yang disebut testoteron.
Epididimis
Epididimis merupakan saluran berkelok-kelok di dalam skrotum yang keluar dari testis. Epididimis berjumlah sepasang di sebelah kanan dan kiri. Epididimis berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sperma sampai sperma menjadi matang dan bergerak menuju vas deferens.
Vas deferens
Vas deferens atau saluran sperma (duktus deferens) merupakan saluran lurus yang mengarah ke atas dan merupakan lanjutan dari epididimis. Vas deferens tidak menempel pada testis dan ujung salurannya terdapat di dalam kelenjar prostat. Vas deferens berfungsi sebagai saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju kantung semen atau kantung mani (vesikula seminalis).
Saluran ejakulasi
Saluran ejakulasi merupakan saluran pendek yang menghubungkan kantung semen dengan uretra. Saluran ini berfungsi untuk mengeluarkan sperma agar masuk ke dalam uretra.
Uretra
Uretra merupakan saluran akhir reproduksi yang terdapat di dalam penis. Uretra berfungsi sebagai saluran kelamin yang berasal dari kantung semen dan saluran untuk membuang urin dari kantung kemih.
Kelenjar Asesoris
Selama sperma melalui saluran pengeluaran, terjadi penambahan berbagai getah kelamin yang dihasilkan oleh kelenjar asesoris. Getah-getah ini berfungsi untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan pergerakakan sperma. Kelenjar asesoris merupakan kelenjar kelamin yang terdiri dari vesikula seminalis, kelenjar prostat dan kelenjar Cowper.
Vesikula seminalis
Vesikula seminalis atau kantung semen (kantung mani) merupakan kelenjar berlekuk-lekuk yang terletak di belakang kantung kemih. Dinding vesikula seminalis menghasilkan zat makanan yang merupakan sumber makanan bagi sperma.
Kelenjar prostat
Kelenjar prostat melingkari bagian atas uretra dan terletak di bagian bawah kantung kemih. Kelenjar prostat menghasilkan getah yang mengandung kolesterol, garam dan fosfolipid yang berperan untuk kelangsungan hidup sperma.
Kelenjar Cowper
Kelenjar Cowper (kelenjar bulbouretra) merupakan kelenjar yang salurannya langsung menuju uretra. Kelenjar Cowper menghasilkan getah yang bersifat alkali (basa).
Yang Kedua adalah Organ Reproduksi Luar
Organ reproduksi luar pria terdiri dari penis dan skrotum.
Hormon pada Pria
Proses spermatogenesis distimulasi oleh sejumlah hormon, yaitu testoteron, LH (Luteinizing Hormone), FSH (Follicle Stimulating Hormone), estrogen dan hormon pertumbuhan.
Gangguan pada Sistem Reproduksi Pria
Sistem Reproduksi Manusia
Sebuah sistem tentulah tidak akan bisa berdiri dan bekerja sendiri, mereka memerlukan kesatuan dari bagian sistem lain sehingga dapat menjadi sistem yang utuh dan berfungsi dengan baik. Sehingga dalam sistem reproduksi ini dikenal dua sistem:
- Sistem Reproduksi Manusia pada Pria
- Sistem Reproduksi Manusia pada Wanita
Untuk itu kita harus mengetahui bentuk, bagian dan fungsi dari sistem itu sendiri sehingga kita dapat mengetahuinya dan digunakan dengan baik dan benar. Namun karena materinya ini berbeda maka akan dibagi dua bagian, untuk sekarang ini akan terlebih dahulu mengenal mengenai sistem reproduksi manusia pada Pria.
Sistem Reproduksi Pria
Yang pertama adalah Organ Reproduksi Dalam
Organ reproduksi dalam pria terdiri atas testis, saluran pengeluaran dan kelenjar asesoris.
- Testis
Fungsi testis secara umum merupakan alat untuk memproduksi sperma dan hormon kelamin jantan yang disebut testoteron.
- Saluran Pengeluaran
Epididimis
Epididimis merupakan saluran berkelok-kelok di dalam skrotum yang keluar dari testis. Epididimis berjumlah sepasang di sebelah kanan dan kiri. Epididimis berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sperma sampai sperma menjadi matang dan bergerak menuju vas deferens.
Vas deferens
Vas deferens atau saluran sperma (duktus deferens) merupakan saluran lurus yang mengarah ke atas dan merupakan lanjutan dari epididimis. Vas deferens tidak menempel pada testis dan ujung salurannya terdapat di dalam kelenjar prostat. Vas deferens berfungsi sebagai saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju kantung semen atau kantung mani (vesikula seminalis).
Saluran ejakulasi
Saluran ejakulasi merupakan saluran pendek yang menghubungkan kantung semen dengan uretra. Saluran ini berfungsi untuk mengeluarkan sperma agar masuk ke dalam uretra.
Uretra
Uretra merupakan saluran akhir reproduksi yang terdapat di dalam penis. Uretra berfungsi sebagai saluran kelamin yang berasal dari kantung semen dan saluran untuk membuang urin dari kantung kemih.
Kelenjar Asesoris
Selama sperma melalui saluran pengeluaran, terjadi penambahan berbagai getah kelamin yang dihasilkan oleh kelenjar asesoris. Getah-getah ini berfungsi untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan pergerakakan sperma. Kelenjar asesoris merupakan kelenjar kelamin yang terdiri dari vesikula seminalis, kelenjar prostat dan kelenjar Cowper.
Vesikula seminalis
Vesikula seminalis atau kantung semen (kantung mani) merupakan kelenjar berlekuk-lekuk yang terletak di belakang kantung kemih. Dinding vesikula seminalis menghasilkan zat makanan yang merupakan sumber makanan bagi sperma.
Kelenjar prostat
Kelenjar prostat melingkari bagian atas uretra dan terletak di bagian bawah kantung kemih. Kelenjar prostat menghasilkan getah yang mengandung kolesterol, garam dan fosfolipid yang berperan untuk kelangsungan hidup sperma.
Kelenjar Cowper
Kelenjar Cowper (kelenjar bulbouretra) merupakan kelenjar yang salurannya langsung menuju uretra. Kelenjar Cowper menghasilkan getah yang bersifat alkali (basa).
Yang Kedua adalah Organ Reproduksi Luar
Organ reproduksi luar pria terdiri dari penis dan skrotum.
- Penis
- Skrotum
- Spermatogenesis
Hormon pada Pria
Proses spermatogenesis distimulasi oleh sejumlah hormon, yaitu testoteron, LH (Luteinizing Hormone), FSH (Follicle Stimulating Hormone), estrogen dan hormon pertumbuhan.
- Testoteron
- LH (Luteinizing Hormone)
- FSH (Follicle Stimulating Hormone)
- Estrogen
- Hormon Pertumbuhan
Gangguan pada Sistem Reproduksi Pria
- Hipogonadisme
- Kriptorkidisme
- Uretritis
- Prostatitis
- Epididimitis
- Orkitis
Sistem Reproduksi Manusia
Langganan:
Komentar (Atom)

